8 Jenis Batik Indonesia Yang Populer Di Masyarakat

Macam-macam jenis batik Indonesia memang banyak sekali karena hampir di setiap kota memiliki ciri khas dan nama-nama sendiri. Hal ini karena hasil pembuatan batik diberbagai propinsi dipengaruhi kebudayaan yang ada disekitarnya dan tingkat keahlian pembuatnya dalam mengolah corak dan warna.

Pembuatan batik pada zaman dahulu membutuhkan waktu yang sangat lama karena proses pewarnaannya menggunakan bahan alami dari daun dan pohon pilihan. Proses pewarnaannya dengan cara, kain yang jadi bahan baku direndam dalam air yang telah dicampur dengan daun dan kulit pohon.

Perendaman ini memerlukan waktu sampai berbulan-bulan agar kain bisa berwarna sesuai dengan ketajaman warna yang dinginkan para pengrajin. Tentu saja warna kain menjadi sangat kuat dan tidak mudah pudar serta bisa bertahan dalam waktu yang sangat lama sampai puluhan tahun.
6 Jenis desain grafis untuk peluang usaha
Namun sekarang sudah jarang sekali kita temui proses pewarnaan batik secara alami dan banyak pengrajin lebih memilih menggunakan bahan kimia. Sedikit sekali para pengrajin yang mau melestarikan batik asli dan hanya beberapa kota yang masih mau menekuninya seperti Solo, Jogya dan Pekalongan.

Setidaknya salah satu warisan nenek moyang ini masih ada yang mau melestarikannya dan kerajinan batik masih bisa bertahan sampai sekarang. Selain itu, masyarakat di tanah air banyak juga yang bisa memanfaatkan kerajinan batik sebagai usaha menengah dan berhasil melakukan ekspor ke luar negeri.

Setiap wilayah di tanah air memiliki batik kebanggan sendiri dengan corak dan warna yang berbeda dan bisa dijadikan identifikasi darimana batik itu berasal. Tentu saja hal ini menjadi salah satu kekayaan dan aset bangsa dalam hal ekonomi serta seni dan kebudayaan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Macam-macam Jenis Batik Indonesia yang Populer

Di Era digital ini, pembuatan motif batik bisa dilakukan secara manual dan menggunakan aplikasi. misalnya pada pembuatan baju batik digital print. motifnya sudah dibuat dengan Adobe photoshop, illustrator dan coreldraw, kemudian dicetak memakai tinta khusus baju. namun kualitas dan seni, tetap masih di pegang oleh batik buatan tangan. berikut adalah jenis batik dan gambarnya.

1. Batik Jombang

Motif Batik Jombang | caramembatikcolet.blogspot.co.id
Batik asal Jombang ini memang termasuk jenis batik modern, namun pembuatannya masih menggunakan cara manual dengan tangan manusia. Selain itu memadukan berbagai warna dan corak khas yang masih lekat dengan pertanian dan mengambil pola terasering dengan corak bungan dan daun.

Cara pembuatannya melalui tiga kali proses, dengan pewarnaan dua kali serta penutupan warna satu kali untuk mengkombinasikan berbagai warna. Proses pewarnaan menggunakan bahan-bahan kimia yang berbeda-beda serta menggunakan lilin atau malam untuk menutup warna agar tidak berantakan.

2. Batik Solo

Motif Batik Solo
Motif parang dari Solo ini memang sangat populer sampai ke manca negara dan motif ini tidak pernah ketinggalan jaman walaupun memiliki corak klasik. Motif ini selalu mengalami masa keemasan dalam waktu tertentu dimana menjadi booming dan disukai banyak orang untuk berbagai keperluan fashion.

Motif parang yang dibuat untuk baju memang cocok dipakai siapa saja baik pria maupun wanita, anak-anak maupun dewasa. Perpaduan warna coklat dan orange serta dengan backround warna hitam memang terkesan alami dan inilah yang dinamakan warna sogan sebagai warna kebanggaan keraton.

3. Batik Yogya

Motif Batik Yogya
Batik dari Yogya ini juga mengusung motif parang yang dibungkus dengan warna alam sehingga sangat indah dan tidak bosan dipandang. Warna coklat memang menyampaikan kesan natural, sedangkan warna hitam melambangkan kegagahan dan bisa kepercayaan diri karena dahulu motif ini milik keraton.

Bahan dasar batik ini menggunakan kain primissima yang kontruksi benangnya memang kuat dan awet serta mudah untuk diwarnai sehingga tidak akan luntur. Kain batik ini bisa bertahan lebih dari 10 tahun jika mau merawatnya dengan mencuci menggunakan air hangat saja tanpa bubuk detergen.

4. Batik Lasem

Motif Batik Lasem
Batik Lasem memang terkenal dengan warnanya yang tidak cerah namun terkesan natural dan sangat lembut sebagai ciri khas dari sikap orang Jawa. Yang menjadi kelebihannya adalah perpaduan warna coklat, putih dan orange sehingga terbentuk warna sogan yang lebih menonjol dari warna lainnya.

Memang batik Lasem lebih memunculkan pada nuansa klasik yang lebih tenang dan tidak menyukai warna-warna cerah yang mencolok. Kerajinan batik ini lebih cocok digunakan sebagai kain atau koleksi seni kerajinan serta bisa juga digunakan sebagai interior dalam ruangan pribadi atau ruangan umum.

5. Batik Tuban

Motif Batik Tuban
Jika kita melihat batik yang berasal dari Tuban, maka akan melihat motif yang mengambil tema hubungan antara makhluk hidup dengan alamnya. Selain itu lebih menonjolkan warna polos sebagai background dan warna daun yang mencolok namun memberikan keindahan dan kelembutan.

Proses pewarnaannya sudah menggunakan bahan kimia dari jenis naphtol untuk warna dasar dan daun-daunan, sedangkan warna hijau cerah menggunakan jenis warna Indiantren. Proses pembuatannya memang lebih mudah dan tidak memerlukan banyak alat sehingga prosesnya bisa cepat selesai. 

6. Batik Pekalongan

Motif Batik Pekalongan
Batik Pekalongan sangat identik dengan motif pohon yang berdiri dari akar sampai ujungnya dengan berbagai macam bunga indah dipadukan bersama bentuk indah. Dalam proses pembuatan masih menggunakan warna alam sehingga lebih lama dan pada proses akhir pewarnaan menggunakan teknik warna Lasem agar lebih natural.

Namun proses pengerjaan batik ini sudah memakai sentuhan modern yaitu menggunakan alat cap untuk menempelkan lilin pada kain dalam membentuk motifnya. Selain itu masih banyak motif lain sehingga Pekalongan menjadi pemasok kerajinan macam-macam batik diseluruh pasar-pasar batik di Indonesia.

7. Batik Cianjur

Motif Batik Cianjur
Motif batik Cianjur memang sangat lembut dan lebih menekankan pada daun dan bunga, juga warna natural dan kelembutan yang sangat proporsional. Warna sogan yang digunakan sedikit berbeda dengan batik Jawa karena digunakan sebagai warna dasar yang lebih mendominasi dari warna lainnya.

Proses pembuatan batik ini agak lama karena melalui dua kali pembentukan motif memakai canting cap dan melewati 3 kali proses pewarnaan. Namun perpaduan wana dan motifnya memang sangat sesuai dan terlihat indah sehingga bagi yang tidak tahu mengenai batik akan mengira sebagai batik print.

8. Batik Jambi

Motif Batik Jambi
Batik Jambi ini memang motifnya terlihat simple namun menghadirkan warna yang sangat indah dengan perpaduan warna hijau dan merah tua (abang gowok). Keindahan yang utama adalah warna Lasem pada warna putih semu kuning seperti sogan dibingkai dengan motif remekan atau patahan yang natural.

Proses pembuatanya memang agak lama karena dalam pewarnaannya sampai 3 kali dan pembentukan motif dengan canting cap 2 kali. Hasilnya memang tidak mengecewakan karena perpaduan warna dan motifnya memang serasi sehingga tercipta kerajinan jenis batik yang berbeda dari kota lainya.
Itulah Beberapa jenis batik nusantara yang populer di masyarakat. sebenarnya masih banyak lagi, namun cukuplah 8 macam batik diatas. semoga bisa menambah referensi sobat semua dalam dunia seni indonesia. Terima kasih.

0 Response to "8 Jenis Batik Indonesia Yang Populer Di Masyarakat"

Post a Comment