5 Tips Belajar Desain Grafis Bagi Pemula

Assalamualaikum. 5 Tips Belajar Desain Grafis Bagi Pemula merupakan langkah tepat untuk dipelajari agar bisa menjadi desainer grafis secara otodidak. untuk memudahkan sobat belajar desain grafis, maka pertemuan hari ini saya sudah merangkum materi desain grafis. didalamnya sudah terdapat unsur penting dalam dunia desain. tidak usah takut untuk belajar desain grafis, karena yang kita perlukan hanyalah kemauan. di internet juga sudah banyak yang mengajarkan tutorial photoshop, kombinasi warna, tutorial coreldraw dan illustrator. tinggal diri sendiri yang harus ambil tindakan.

contoh desain grafis

Memasuki Era Digital sekarang, desain grafis sudah merajai media seluruh dunia. mulai dari media promosi, media tv, media koran semuanya menggunakan jasa desain grafis. jadi, tunggu apalagi  ayo kita belajar desain grafis. keahlian desain grafis sobat tidak ada habisnya. setiap hari, banyak yang membutuhkan desain.

Apa Itu Desain Grafis ?


Desain Grafis adalah bentuk perancangan menggunakan elemen visual seperti gambar, tulisan dan bentuk untuk menyampaikan informasi tertentu. dalam proses perancangan desain grafis, ada banyak konsep yang diterapkan sehingga menghasilkan produk desain menarik. konsep itu berdasarkan kebutuhan masing-masing desainernya.

1. Mengetahui Vektor & Bitmap

Dalam dunia desain grafis dibagi menjadi 2, yaitu vektor dan bitmap. kedua jenis desain tersebut memiliki perbedaan. ada software yang dibuat khusus untuk membuat desain vektor (vector) seperti coreldraw dan aplikasi untuk desain bitmap seperti photoshop. lebih jelasnya lihat dibawah ini:

Pengertian Vektor

Vektor adalah nama format dari file grafis yang terdiri dari titik-titik, masing masing memiliki kordinat x dan y. setiap titik ini bergabung sehingga membentuk garis ataupun kurva dan selanjutnya menjadi sebuah objek. ketika membuka gambar vektor pada aplikasi illustrator, tidak akan pecah atau terjadi blur walaupun diperbesar.
contoh apa itu vektor
Images via printcnx.com

Gambar vektor punya islitah lain yaitu Point. dimana point adalah titik atau node yang saling terhubung (dihubungkan) untuk membentuk objek tertentu. point ini bisa dihapus jika tidak diinginkan dan bisa di tambahkan pula. selain itu point dapat di pindahkan sesuai keinginan ketika menginginkan bentuk tertentu.

Dari penjelasan diatas diambil kesimpulan bahwa, Aplikasi pembuat vektor memang paling pas untuk membuat logo, poster dan sejenisnya. coba sobat lihat logo-logo yang ada di internet, rata-rata tidak ada pinggiran logo yang kasar karena kualitas output vektor memang tinggi. gambar dikomputer ketika di print out akan sama.

Contoh Desain Grafis Bentuk Vektor:
  • WPAP
  • Illustrasi
  • Infographic
  • Logo
  • Font
  • Patter "corak"
  • Poster, kartu nama dll
  • Desain website 
Format file vektorpun berbeda beda, tergantung aplikasi vektor mana yang digunakan. 
  • CDR (Compact Disk Recorder), Format asli coreldraw.
  • AI, fomat hasil pengolahan aplikasi Adobe Illustrator.
  • DWG (Drawing) - format file menggunakan aplikasi autocad.

Pengertian Bitmap atau Raster

Gambar Bitmap atau bisa juga disebut Gambar Raster adalah format gambar yang teridiri dari kumpulan pixel (titik kecil persegi) yang membentuk sebuah gambar. pixel ini bisa berbeda beda warnanya tergantung objeknya. gambar bitmap berbeda dengan vektor, jika diperbesar maka akan pecah atau hilang kualitasnya. namun kalau diperkecil akan lebih baik, karena piksel didalamnya semakin rapat.
contoh apa itu bitma atau raster

Jadi kalau sobat pernah mendengar foto ukuran 1000x1000 pixels, itu berarti foto tersebut terdiri dari 1000 titik warna di kalikan dengan 1000 titik warna menjadi 1 Mega Pixels (MB). jika kamera Handphone mu 16 Megapixels berarti kualitasnya termasuk tinggi atau HD.

Berikut Format Gambar Raster Terpopuler :
  • Jpeg (Joint Photographic Expert Group) adalah fomat gambar paling populer diseluruh dunia.
  • PNG (Portable Network Graphic) merupakan format gambar menggunakan sistem kompresi yang membuat bagian transparan. 
  • Gif (Graphic Interchange Format) format gambar yang bisa bergerak. skala kecil dari video. tersusun dari beberapa frame yang terputas dengan sendirinya.
  • TIFF (Tagged Image File Format) memungkinkan format gambar yang tidak hilang kualitasnya. banyak digunakan dalam desain spanduk dan baliho berukuran besar.
  • PDF (Portable Document Format) merupakan file gambar yang bisa menyimpa vektor dan bitmap. harus memiliki aplikasi pembuka gambar pdf. cocok untuk print out file berkualitas tingi.
  • PSD (Photoshop Document) adalah file asli ketika disimpan dengan aplikasi photoshop. 

Perbedaan Vektor Dan Bitmap 

Dari penjelasan diatas, kita sudah mengetahui apa itu vektor dan apa itu bitmap. nah sekarang waktunya untuk melihat perbedaan antara keduanya. berikut saya berikan gambar ilustrasinya:

Sudah kelihatan kan perbedaanya. vektor jika diperbesar masih tetap terlihat normal, namun Bitmap akan menjadi blur kalau sudah diperbesar.

2. Pelajari Warna dan Perpaduan Warna

Untuk menjadi desainer kita wajib mempelajari Warna dan Perpaduan Warna. karena setiap desain pasti memerlukan element warna didalamnya. warna akan memberikan nuansa pada desain, membuat desain lebih menarik, dan bisa memberikan pengaruh psikologi pada orang yang melihatnya.
image combination from google image

Selain itu warna juga dapat memberika cirikhas ataupun karakteristik pada sebuah desain. contohnya desain WPAP (wedas pop art) memiliki cirikhas warna warni dan terbentuk dari kumpulan garis lurus.

Sudah banyak materi tentang warna yang bisa sobat temukan di internet. mulai dari teori warna, nama-nama warna, kategori warna serta cara membuat kombinasi warna. blog ini juga menyediakan beberapa materi tentang pengertian warna. silahkan mulai dari Warna primer, sekunder dan tersier.

3. Pelajari Aplikasi Desain Grafis Terpopuler

Sejak era digital dimulai, aplikasi grafis sudah merajai dunia desain. Sudah banyak sekali software aplikasi desain grafis yang bisa digunakan untuk belajar desain. namun ada beberapa aplikasi yang paling sering digunakan dan memiliki pengguna terbanyak, yaitu Adobe Photoshop yang dibuat oleh perusahaan Adobe. kita dapat membuat logo, vektor, wallpaper, background, ilustrasi, gambar 3d dll yang dengan aplikasi tersebut.

Ada lagi beberapa aplikasi yang sangat akrab di indonesia yaitu Coredraw dan Adobe Illustator. kedua aplikasi ini dikhususkan untuk membuat vektor, seperti logo, baliho, brosur dan masih banyak lagi. 

Berikut saya berikan referensi tentang aplikasi desain grafis terbaik yang harus diketahui:

1. Adobe Photoshop

Photoshop adalah aplikasi yang paling banyak dipakai oleh desainer diseluruh dunia. ada yang mengatakan "Jangan bilang dia desainer kalau tidak tahu pakai photoshop". mulai dari anak muda hingga dewasa spasti kenal dengan aplikasi tersebut. kalau mau belajar desain grafis, harus tahu photoshop dulu.
tampilan workspace adobe photoshop

Ada banya yang bisa kita hasilkan dengan photoshop, diantaranya : mengedit foto, manipulasi, membuat wallpaper dan background, corak, undangan, template website, efek teks, gambar 3D, dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan dengan dengan photoshop. fungsi photoshop yang paling terkenal adalah untuk membuat pas foto.

Jika ingin belajar photoshop, blog grafis-media.website sudah menyediakan kumpulan tutorial photoshop dasar sampai mahir

Alternatif aplikasi selain photoshop

  • Sketch

Aplikasi Sketch merupakan aplikasi yang sangat mirip dengan photoshop. aplikasi ini juga menyediakan fitur gradient, layer, pengaturan warna, style dan lain-lain. sudah banyak desainer terkenal menggunakan Sketch untuk membuat desain grafis. 

  • Gimp

Gimp merupakan software desain grafis yang bisa digunakan secara gratis berbasis open source. GIMP adalah singkatan dari GNU Image Manipulation Program. aplikasi ini bisa digunakan pada perangkat Windows, Macintos, dan linux.

Kalau sobat tidak punya banyak uang untuk membeli produk "adobe photoshop" maka gimp memang pilihan terbaik. soalnya fitur yang ada mirip dengan photoshop. kita juga bisa membuat wallpaper, ilstrasi, logo, poster dan masih banyak lagi dengan gimp.

2. CorelDraw

Siapa yang tidak kenal Coreldraw, Program desain grafis khusus membuat vektor ini sudah merajai dunia Advertising Indonesia. setiap tempat percetakan diseluruh Nusantara menggunakan Coreldraw untuk membuat desain grafis. saya yakin, sobat pasti kenal jadi nggak usah ketawa dalam hati hehe.
tampilan workspace coreldraw

Fungsi Coredraw juga bermacam-macam, namun yang paling utama adalah untuk membuat banner, logo, spanduk, billiboard, stiker, dan sebagainya. 

3. Adobe Illustrator

Aplikasi Adobe Illustrator fungsinya sama dengan coreldraw, yaitu untuk membuat gambar vektor. perbedaanya cuma ada di tampilan dan fitur pada aplikasinya. masing-masing memiliki kelebihan. namun tampilan Illustrator sangat mirip dengan photoshop. jadi kalau sudah terbiasa pakai adobe photoshop maka tidak akan sulit mempelajari aplikasi ini. selain itu kita bisa memadukan antara photoshop dan illustrator untuk memudahkan dalam membuat desain.
tampilan workspace adobe illustrator

Membuat macam-macam bentuk vektor dan shape, illustrator memang rajanya. mulai dari membuat desain UI (user interface), desain flat, tipografi, membuat font, corak, dan lain-lain. tergantung sampai dimana imajinasi dan cara mendesain kita.

4. Paint

Pasti sobat semua heran, kok saya masukan paint pada daftar ini. Siapa sih yang tidak kenal dengan aplikasi Microsoft Paint atau biasa disebut Paint. software desain grafis apa adanya ini merupakan bawaan dari Windows, jadi memang setiap pengguna windows pasti punya Paint. istilahnya "saya selalu ada untuk kamu, tapi kamunya aja yang malas pakai aku". itulah kalimat dari software tersebut.
tampilan paint windows 10

Perlu kalian ketahui, kalau Paint sudah ada sejak keluaran pertama Windows, yaitu tahun 1985. jadi bisa dikatakan Aplikasi paint merupakan aplikasi desain grafis tertua. nenek moyangnya photoshop.

Walaupun fitur yang ada pada paint sederhana, namun tidak akan pernah bisa membatasi seseorang yang kreatif.

4. Kunjungi Situs Tutorial Desain Grafis Untuk Pemula Terlengkap

Setelah mengetahui beberapa unsur terpenting dalam belajar desain grafis. maka waktunya untuk mencari tutorial menggunakan Aplikasi tersebut. bagi yang ingin belajar desain grafis secara otodidak (mandiri), saya akan memberikan referensi situs terbaik belajar desain grafis untuk pemula sampai mahir.

Berikut situs terbaik untuk belajar desain grafis yang paling populer:
  • Design Tutsplus, situs yang memberikan tutorial desain grafis paling lengkap. baik itu tutorial photoshop, corel draw, dan ilustrator. 
  • Ilmu Grafis, asli situs indonesia.
  • Youtube, Kalau mau belajar desain grafis versi video inilah tempatnya. semuanya ada di youtube, mulai dari membuat poster, logo, manipulasi dll.

5. Mencari Inspirasi Desain Grafis

Selain mengetahui beberapa unsur desain grafis, maka sobat juga harus mencari inspirasi desain grafis. caranya dengan melihat hasil karya orang-orang yang sudah sukses. mendapatkan ide itu susah, jadi kita dituntut banyak-banyak mencari inspirasi sebelum membuat desain. saya sudah posting Situs Inspirasi Desain Grafis pada pertemuan sebelumnya. silahkan lihat.

Penutup

Sampai disini sobat sudah berhasil mengetahui langkah apa yang harus dilakukan untuk belajar desain grafis. intinya belajarlah dengan giat dan semangat. jangan mudah putus asa, karena hasilnya pasti akan menambah uang saku.
Panduan Cara membuat doodle art pemula
Terima kasih sudah berkunjung, semoga "5 Tips Belajar Desain Grafis Bagi Pemula" bermanfaat yah. jangan lupa update terus seputar dunia desain grafis di blog ini.  Safri ST mohon undur diri, Assalamualaikum.

0 Response to "5 Tips Belajar Desain Grafis Bagi Pemula"

Post a Comment